.

Memuat...

Minggu, 16 Juni 2013

CONTOH RPP KURIKULUM 2013



CONTOH RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan  : Sekolah Menengah Pertama
Mata Pelajaran  : IPA 
Kelas / Semester  : VIII / Semester 2  
Sub Materi Pokok        : Mata sebagai alat optik dan alat indera
Alokasi Waktu   : 4 x 40 menit (2 X TATAP MUKA)

A. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
1.1.  Mengagumi  keteraturan  dan  kompleksitas  ciptaan  Tuhan  tentang  aspek  fisik  dan
kimiawi,  kehidupan  dalam  ekosistem,  dan  peranan  manusia dalam  lingkungan  serta
mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya
  Indikator:
1)  mengagumi mata sebagai alat indera ciptaan Tuhan
2.1  Menunjukkan  perilaku  ilmiah  dalam  aktivitas  sehari-hari  sebagai  wujud  implementasi
sikap dalam melakukan pengamatan, percobaan dan/atau berdiskusi.
  Indikator:
1)  memiliki rasa ingin tahu 
2)  menunjukkan  ketekunan dan tanggungjawab  dalam  belajar  dan  bekerja  baik secara
individu maupun berkelompok
3.6  Mendeskripsikan  sifat-sifat  cahaya,  pembentukan  bayangan,  serta  aplikasinya  untuk
menjelaskan penglihatan manusia, struktur mata pada hewan, dan prinsip kerja alat optik
  Indikator:
1)  menjelaskan proses pembentukan bayangan pada mata manusia
2)  menjelaskan kegunaan bagian-bagian mata
3)  menguraikan daya akomodasi mata
4)  menjelaskan penyebab kelainan-kelainan  pada mata dan cara mengatasinya
5)  membedakan pembentukan  bayangan  pada  mata  manusia  dengan mata  faset  pada
insekta
4.5  Membuat  laporan  hasil  penyelidikan  tentang  pembentukan  bayangan  pada  cermin  dan
lensa.
Indikator:
1)  menyajikan laporan sederhana hasil pengamatan pembentukan bayangan pada model
mata manusia dan mata faset serangga
2)  melakukan tes mata menggunakan charta alat tes 

B. TUJUAN PEMBELAJARAN 
1)  Diberikan  kesempatan  mengamati  proses  pembentukan  bayangan  pada  model  mata
manusia  dan  mata  serangga,  siswa menunjukkan  kekaguman  terhadap mata  sebagai  alat
indera. 
2)  Diberikan  kesempatan  mengamati  proses  pembentukan  bayangan  pada  model mata
manusia, mata  serangga, serta melakukan  tes  mata, siswa  menunjukkan  rasa  ingin  tahu
(curiosity) 
3)  Siswa  menunjukkan  ketekunan  dalam  melakukan  pengamatan  dan  menuliskan  laporan
proses pembentukan bayangan pada model mata manusia, mata serangga, dan tes mata.
4)  Siswa  menunjukkan tanggungjawab  dalam  belajar  dan  bekerja  baik  secara  individu
maupun berkelompok 
5)  Diberikan gambar mata manusia, siswa dapat menggambarkan jalan sinar utama sehingga
membentuk bayangan
6)  Diberikan gambar mata manusia, siswa dapat menjelaskan fungsi bagian-bagiannya
7)  Diberikan  gambar  sumber  cahaya  dan  lubang  sebagai  model  mata  facet  pada  serangga,
siswa dapat menggambarkan proses pembentukan bayangannya 
8)  Diberikan beberapa gambar cacat mata siswa dapat menjelaskan perbedaan penyebabnya
9)  Diberikan beberapa gambar cacat mata siswa dapat menggambar pembentukan bayangan
yang menyebabkan cacat mata 
10) Diberikan  gambar  cacat  mata  siswa  dapat memutuskan  jenis  kaca  mata  yang  digunakan
untuk mengoreksi cacat mata tersebut dengan menggambar pembentukan bayangan yang
tepat 
11) Siswa dapat membuat laporan sederhana hasil pengamatan proses pembentukan bayangan
pada model mata manusia dan mata serangga
12) Diberikan alat tes charta untuk mata, siswa dapat menyelidiki kenormalan mata.

C. MATERI PEMBELAJARAN
1)  Proses pembentukan pada mata manusia
2)  Proses pembentukan pada mata serangga
3)  Bagian-bagian mata dan kegunaannya
4)  Cacat mata
5)  Kaca mata

D. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan   : Keterampilan Proses
Model    : Siklus Eksplorasi, Elaborasi, Konfirmasi
Metode    : discovery dan diskusi

E. MEDIA, ALAT, DAN SUMBER PEMBELAJARAN
1.  Media
1)  Charta atau Torso Mata
2.  Alat dan Bahan (untuk setiap kelompok)
no
jenis
jumlah
no
Jenis
jumlah
1
Mata manusia
1
6
Layat (kertas)
1
2
Mata serangga
1
7
Sedotan
25
3
Lup
1
8
Charta tes mata
1
4
Lensa cembung
1
9
Kertas karton
1
5
lilin
1
10
Tes ukuran
1

3.  Sumber Belajar
a)  Buku Siswa
b)  LKS
c)  Mata manusia dan mata serangga

F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN I 
a.  Pendahuluan ( 10 menit )
1) Pemusatan  perhatian  dan  pemotivasian:  mengilustrasikan  kegiatan  yang  melibatkan
mata  sebagai  indera  penglihatan, kemudian  menunjukkan  serangga  dan  menanyakan
apakah perbedaan antara mata manusia dengan mata serangga? 
2) Apersepsi: bertanya jawab tentang proses pembentukan bayangan pada lensa
3) Guru menyampaikan garis besar tujuan pembelajaran

b.  Kegiatan Inti ( 60 menit )
1)  Menyampaikan  informasi  tentang  kegiatan  yang  akan  dilakukan  siswa  dalam
kelompok  (mengamati  mata  dengan  lup,  mengamati  pembentukan  bayangan  pada
manusia  dan  pada  serangga,  dan  menghasilkan  laporan  pengamatan,  Buku  Siswa
halaman .....). 
2)  Membagi  siswa  dalam  kelompok  (5-6  siswa/kelompok)  dan  mendistribusikan  alat
dan bahan kepada kelompok. 
3)  Membimbing  kelompok  dalam  melakukan pengamatan terhadap  bagian  luar  mata
manusia  dan  mata  serangga  dengan  menggunakan  lup,  menggambarkan  hasil
pengamatannya, dan mengidentifikasikan perbedaannya
4)  Membimbing  kelompok merumuskan  pertanyaan (questioning), apakah  perbedaan
mata  manusia  dan  mata  serangga  tersebut  juga  berpengaruh  terhadap  proses
pembentukan bayangan pada mata manusia dan mata serangga
5)  Membimbing  kelompok  menemukan bagian  esensi  dalam proses  pembentukan
bayangan pada mata manusia (lensa) dan serangga (kumpulan lubang-lubang kecil),
dan merumuskan jawaban sementara (berhipotesis).
6)  Membimbing  kelompok mengamati  proses  pembentukan  bayangan  pada  lensa
(sebagai  analogi  mata  manusia)  dan  proses  pembentukan  bayangan  oleh  kumpulan
sedotan (sebagai analogi mata faset serangga)

7)  Membimbing  kelompok menyajikan hasil  pengamatan,  termasuk  menggambarkan
proses pembentukan bayangan oleh lensa dan oleh kumpulan sedotan. 
8)  Memberi  kesempatan  kelompok  untuk mempresentasikan hasilnya  dan  ditanggapi
kelompok lain, dan menemukan simpulan bersama tentang perbedaan mata manusia
dan mata serangga dalam proses pembentukan bayangan.
Catatan: sembari melakukan proses pembimbingan, guru melakukan penilaian sikap
dengan dipandu instrumen lembar penilaian sikap
9)  Memberikan kesempatan  siswa  untuk  membaca dan  menggarisbawahi  kata-kata
penting  seperti  bagian-bagian  mata  dan  fungsinya,  mekanisme  melihat,  dan
gangguan pada mata (Buku Siswa halaman ......), dan memberikan kesempatan pada
siswa untuk mengamati torso mata.

c.  Kegiatan Penutup ( 5 menit )
1)  Bersama  siswa  menyimpulkan  hasil pembelajaran hari  ini,  serta  mendorong  siswa
untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan berupa alat penglihatan.
2)  Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk penghargaan lain yang
relevan) kepada kelompok yang berkinerja baik

PERTEMUAN II 
a.  Pendahuluan ( 10 menit )
1) Pemotivasian:  menunjukkan  kaca  mata  dan  menanyakan  mengapa  kita  ada  yang
menggunakan kaca mata, serta jenis-jenis kacamata yang dikenali. 
2) Apersepsi: bertanya jawab tentang proses pembentukan bayangan pada mata manusia
3) Guru menyampaikan garis besar tujuan pembelajaran

b.  Kegiatan Inti ( 60 menit )
1)  Menyampaikan  informasi  tentang  kegiatan  yang  akan  dilakukan  siswa  dalam
kelompok  (melakukan  tes  mata,  mengidentifikasikan  cacat  mata  dan  penyebabnya,
mendiskusikan cara mengatasinya, Buku Siswa halaman .....). 
2)  Membagi  siswa  dalam  kelompok  (5-6  siswa/kelompok)  dan  mendistribusikan  alat
dan bahan kepada kelompok. 
3)  Membimbing  kelompok  dalam  melakukan pengamatan terhadap  huruf-huruf  pada
charta tes mata.
4)  Membimbing  kelompok merumuskan  pertanyaan (questioning),  apakah  ada
perbedaan  mata  manusia  satu  dengan  yang  lain  terhadap  hasil  penglihatannya  pada
obyek pada jarak tertentu.
5)  Membimbing kelompok merumuskan jawaban sementara (berhipotesis).
6)  Membimbing kelompok melakukan observasi, yakni melakukan tes penglihatan. 
7)  Membimbing kelompok menganalisis dan merumuskan simpulan. 
8)  Memberi  kesempatan  kelompok  untuk melakukan  pendalaman (elaborasi)  lebih
lanjut,  dengan  membaca  dan  membuat  peta  pikiran  tentang  cacat  mata  dan  upaya
mengatasinya (Buku Siswa halaman .....) 
9)  Meminta kelompok  mempresentasikan hasil kegiatannya  (tes  penglihatan  dan  peta
pikiran  tentang  cacat  mata  dan  upaya  mengatasinya) dan  ditanggapi  kelompok  lain
(termasuk membimbing cara membuat pertanyaan).
Catatan: sembari melakukan proses pembimbingan, guru melakukan penilaian sikap
dengan dipandu instrumen lembar penilaian sikap

c.  Kegiatan Penutup ( 10 menit )
1)  Bersama  siswa  menyimpulkan  hasil pembelajaran hari  ini,  serta  mendorong  siswa
untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan berupa alat penglihatan.
2)  Memberikan  penghargaan (misalnya  pujian  atau  bentuk  penghargaan  lain  yang
relevan) kepada kelompok yang berkinerja baik
G. PENILAIAN

1. Teknik dan Bentuk Instrumen
Teknik 
Bentuk Instrumen
Pengamatan sikap
  Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik
Tes unjuk kerta
  Tes Uji Petik Kerja dan Rubrik
Tes tertulis
  Tes Uraian dan Pilihan
portofolio
  Panduan Penyusunan Portofolio

2. Contoh Instrumen
a.  Lembar Pengamatan Sikap

no
Aspek yang dinilai
3
2
1
Keterangan
1
mengagumi mata sebagai alat indera ciptaan Tuhan




2
memiliki rasa ingin tahu (curiosity)




3
menunjukkan ketekunan dan tanggungjawab
dalam belajar dan bekerja baik secara individu
maupun berkelompok





Rubrik Penilaian Sikap
no
Aspek yang dinilai
Rubrik
1
Megagumi mata sebagai alat indera ciptaan Tuhan
3:  menunjukkan ekspresi kekaguman terhadap
mekanisme penglihatan mata manusia dan mata
serangga dan/atau ungkapan verbal yang
menunjukkan rasa syukur terhadap Tuhan
2:  belum secara eksplisit menunjukkan ekspresi
kekaguman atau ungkapan syukur, namun menaruh minat terhadap mekanisme penglihatan
mata manusia dan mata serangga  
1:  belum menunjukkan ekspresi kekaguman, atau
menaruh minat terhadap mekanisme penglihatan
mata manusia dan mata serangga, atau ungkapan
verbal yang menunjukkan rasa syukur terhadap
Tuhan
2
Menunjukkan rasa ingin tahu 
3:  menunjukkan rasa ingin tahu yang besar,
antusias, terlibat aktif dalam kegiatan kelompok  
2:  menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak
terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam
kegiatan kelompok ketika disuruh
1:  tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan,
sulit terlibat aktif dalam kegiatan kelompok 
walaupun telah didorong untuk terlibat
3
Menunjukkan ketekunan dan
tanggungjawab dalam belajar
dan bekerja baik secara
individu maupun berkelompok
3:  tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil
terbaik yang bisa dilakukan, berupaya tepat
waktu. 
2:  berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan
tugas, namun belum menunjukkan upaya
terbaiknya
1:  tidak berupaya sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak selesai 
Deskripsi sikap  ini  (bersama sikap  dari  matapelajaran  lain)  digunakan  untuk  menentukan profil siswa. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar